( Inspirasi Malam Minggu )
Bukan Ku Tak Mau Tepati Janji
Bukan Pula Ku Coba Mengingkari
Semua Yang Telah Kita Rencanakan
Apa Yang Pernah Kita Impikan
Memang Sudah Sejuta Kenangan Kita
Sehingga Terlalu Berharga Untuk Sirna
Memang Telah Seribu Rindu Kurilis
Menjadi Pelengkap Puisi Yang Kutulis
Dan T’lah Kuyakin Hati Sendu Didadamu
Tak Kalah Kicauan Kenari Yang Merdu
Bahwa Tiap Saat Kau Memang Bersenandung
Pengungkap Cinta Kita Yang Tersambung
Tak Perlu Berkatapun Kutahu Hatimu
Bening Matamu Seperti Telaga Hatimu
Tak Perlu Kutanyapun Kutahu Jiwamu
Hening Suaramu Menyentuh Di Kalbu
Cukup Sudah Kubuat Pena Ini Menari
Seperti Mengikuti Irama Dan Suara Hati
Usai Sudah Kubuat Kertas Ini Bicara
Seperti Mengartikan Sorot Mata Ke Kata
Yang Masih Kucari Mutiara Saat Ku Berdo’a
Yang Sempat Kubaca Dan Kuselipkan Namamu
Sebab Aku Ingin Cinta Kita Direstui Oleh-Nya
Jodoh Ditangan-Nya Segenggam Dijemariku
Sebelum Jari Manismu Kuhiasi Cincin
Ingin Kusanggul Salam Ku Dengan Basmalah
Sebelum Kutuntun Engkau Dimalam Pengantin
Ingin Kusanggul Pinanganku Dibuka Basmalah
Supaya Bulan Madu Dalam Cinta Kita
Memberi Kesan Berkah Bulan Purnama
Sebab Purnama Itu Telah Tulus Dan Rela
Malam Bersinarnya Dilalui Cinta Atas Nama-Nya
Karena Kita Berdua Sudah Berusaha
Menyisakan Niat Kita Yang Mulia
Tak Sekedar Mengejar Cinta Apa Adanya
Melainkan Membuatnya Agung Dan Mulia
Cukup Sudah Malam Purnama Bernoda
Yang Teiring Tangis Gadis Yang Ternoda
Hanya Karena Bujukan Cinta Yang Buta
Membuat Cinta Terjerumus Dalam Nista
Maka Sabarlah Duhai Kekasihku
Senandung Cintamu Yang Kemarin
Sudah Kutuliskan Dalam Puisiku
Menguatkan Kenangan Yang Terjalin
Tunggulah Basmallahku Mengetuk Pintu Hatimu ...
By : Adji
Sabtu, 28 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar