Sejarah Tahun Baru Islam

Sejarah, Makna dan Perhitungan Kalender Islam Hijriyah

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 20 Oktober 2009

LEBARAN NAN INDAH

( Selamat Tinggal Syawal 1430 H )

Telah Dihadirkan Kerendahan Hati
Untuk Ditindihkan Dibawah Maaf
Karena Tak Banyak Nilai Yang Suci
Terlalu Dikukuhkan Diatas Khilaf

Biarlah Air Mata Dialirkan
Biarlah Tangis Didengarkan
Kedamaian Hati Ini Bukan Milik Siapa
Biarlah Air Mata Yang Memegangnya

Biarlah Senyum Dicairkan
Biarlah Tawa Didengarkan
Kebahagiaan Hati Ini Bukan Milik Siapa
Biarlah Hari Raya Yang Mewakilnya

Semua Hati Ikhlas Dikumpulkan
Untuk Disanggul Bingkai Bermaafan
Ciptakan Labang Hati Yang Menawan
Gantung Disetiap Pintu Keberkahan

Semua Diri Rela Disadarkan
Ada Kekuatan Tak Terkalahkan
Keegoan Diri Yang Sering Melawan
Gantung Disetiap Jendela Kematian

Semua Harta Tulus Dibagikan
Kepada Orang Yang Membutuhkan
Kerakusan Yang Membinasakan
Masukkan Di Setiap Saku Kemiskinan

Akhirnya Rakus Jadi Tahu Posisinya
Akhirnya Ego Jadi Tahu Letaknya
Akhirnya Ikhlas Jadi Tahu Rumahnya
Akhirnya Maaf Jadi Tahu Peraduannya

Selamat Tinggal Syawal 1430 H
Selamat Menanti Syawal 1431 H
Jika Belum Sempurna Pintu Maaf Kali ini
Semoga Masih Terbuka Pintu Maaf Lain Kali

Keindahan Yang Datangnya Sebentar
Menjadi Berharga Di Waktu Yang Berputar
Aku Harus Belajar Buat Hati Bergetar
Merasakan Tuhan Yang Maha Besar

Tak Kalah Indah Hati Memaafkan
Tak Kalah Indah Harta Dibagi – Bagi
Tak Kalah Indah Ego Diri Dilawankan
Asal Semua Didasari Ketulusan Hati

By : Adji

Kamis, 15 Oktober 2009

HATI SERIBU BUNGA

Satu Hati Seribu Bunga
Tak Bertepi Dan Berkira
Belapang Luas Seribu Tangkai
Berlapang Ruas Seribu Nilai

Satu Hati Seribu Bunga
Satu Tempat Seribu Warna
Satu Hati Seribu Rasa
Satu Tangis Sekian Air Mata

Satu Hati Seribu Bunga
Sekali Luka Sekian Bahagia
Satu Hati Seribu Bunga
Sekali Petik Sekian Tersisa

Jangan Ukur Tiap Kelopak
Jangan Ukur Tiap Gejolak
Naik Dan Turun Tertiup Angin
Kiri Dan Kanan Terhirup Ingin

Untuk Apa Dan Berapa Luasnya Hati
Biarlah Hanya Taman Yang Berpagar
Hatiku Masih Rindu Nilai – Nilai Illahi
Biarlah Jika Dengan Do’a Aku Tegar

By : Adji

KULEPAS BERSAMA SENJA

Untuk Sebuah Penantian Tak Berujung
Untuk Sebuah Rindu Tak Bertepi
Untu Sebuah Rasa Tak Terbendung
Untuk Sebuah Janji Tak Ditepati

Memang Tak Ada Yang Suci
Maka Ingin Kubersihkan Hari Yang Kelabu
Memang Tak Ada Yang Abadi
Maka Ingin Kusisihkan Hari Yang Berlalu

Terlalu Pagi Aku Menyimpulkan
Mendahului Embun Di Dedaunan
Terlalu Dini Aku Memastikan
Mendahului Mentari Di Pegunungan

Hatiku Terlalu Lebar Terbuka
Hingga Tak Menyisakan Sebingkai Jendela
Hatiku Ingin Terima Kau Apa Adanya
Hingga Tak Menyisakan Sebingkai Tanda Tanya

Mungkin Aku Sepolos Cinta Dini
Dan Sesejuk Novel Islami
Siap Kau Baca Dan Jamah Dengan Jemari
Jalan Cerintanya Mudah Engkau Pahami

Tapi Jalur Cintamu Berbelok - Belok
Walau Kusiap Jalani Meski Terseok – Seok
Tapi Takdir Illahi Yang Lebih Elok
Dia Mana Tahu Yang Pas Hari Ini Dan Esok

Memang Matahati Agak Memberatkan
Untung Matahari Agak Meringankan
Embun Dan Pagi Yang Aku Kecewakan
Oleh Mentari Sudah Dihangatkan

Ijinkan Kau Kulepas Bersama Senja
Pergilah Kenanganku Bersama Burung Dara
Bawalah Tenggelam Bersama Mentari
Jadikanlah Pelajaran Di Esok Hari

Kini Aku Belajar Menghitung Hari
Meski Aku Belum Pandai Menghitung Hati
Minimal Kutahu Mana Waktu Berharga
Supaya Tak Banyak Embun Yang Kecewa

Kadang Aku Boros Menggunakan Rasa
Hingga Takut Menghemat Air Mata
Cuma Aku Kadang Tak Tahu Nilai Bahagia
Yang Terlalu Murah Disaingi Harga Kecewa

Semua Demi Sebuah Penantian Tak Berujung
Semua Demi Sebuah Rindu Tak Bertepi
Semua Demi Sebuah Rasa Tak Terbendung
Semua Demi Sebuah Janji Tak Ditepati

Tapi Jika Ada Jarum Didalam Tepung
Semoga Tidak Masuk Kedalam Roti
Dan Jika Ada Duri Didalam Daging
Semoga Tidak Masuk Kedalam Hati

By : Adji

Kamis, 08 Oktober 2009

TAK ADA

Tak Ada Yang Kusembunyikan
Jika Pagi Masih Merahasiakan Waktu
Nanti Sore Akan Kubeberkan
Supaya Tak Penasaran Dan Ragu

Tak Ada Yang Kulewatkan
Jika Merpati Pergi Dengan Kecewa
Bukan Kerena Dia Sudah Terlantarkan
Kubilang Pergi Karena Aku Ada Yang Punya

Tak Ada Yang Kukurangkan
Jika Timbangan Memihak Kekanan
Karena Aku Hanya Ingin Mengalah
Bisa Jadi Sisi Diriku Yang Bersalah

Tak Ada Yang Aku Sesalkan
Jika Sebatang Mawar Patah
Ijinkan Dengan Benang Merah Aku Ikatkan
Merah Hatiku Sudah Puas Dengan Patah

Tak Ada Do’a Yang Belum Kuaminkan
Jika Hubungan Kita Belum Direstui
Kutempuh Ibadah Yang Disyariatkan
Kupinang Engkau Berbekal Niat Yang Suci

Tak Ada Hati Yang Belum Kusampaikan
Jika Belum Sempat Kubilang Cinta Padamu
Meski Kau Berada Diatas Perbukitan
Akan Kudaki Membawa Sekarung Rindu

By : Adji

Sabtu, 03 Oktober 2009

UNTUK KITA RENUNGKAN

( Untuk Gempa Jawa Dan Sumatra )

Tuhan Selalu Punya Cara Yg Manis
Untuk Membuat Hati Merindu Didalam Tangis
Tuhan Juga Punya Cara Yang Tragis
Membuat Hati Berpilu Didalam Tangis

Sudah Dibilang Didalam Ayat Kitab-Nya
Air Hujan Turun Menjadi Penyubur Kehidupan
Tapi Didalam Ayatnya Alam Mampu Berkata
Air Hujan Mampu Mengubur Kehidupan

Kalau Ayunan Bayi Kecil Bisa Meninabobokan Si Buah Hati
Kenapa Ayunan Bumi Kecil Tak Mampu Membangunkan Hati
Siapa Yang Sudah Dininabobokan Dengan Dosa
Kadang Alam Pun Ikut Menegur Ketika Tuhan Yang Meminta

Ada Yang Senang Bintang Porno Datang Ke Indonesia
Meski Katanya Hanya Penghibur Sebatas Mata
Karena Untuk Film Yang Bukan Porno Aksi
Tapi Siapa Yang Bisa Menjaga Dari Mata Turun Ke Hati

Belum Usai Perhelatan Untuk Keajaiban Dunia
Tapi Sebenarnya Apa Yg Ajaib Di Dunia
Ketika Sesuatu Tercipta Aneh Di Muka Bumi
Samakah Dengan Yang Musnah Secara Aneh Karena Bumi

Coba Renungkan Ebiet Yang Bernyanyi
Diantara Tangis Dan Air Mata Yang Sedih
Belum Kelar Bulan Syawal Dan Silaturahmi
Bermaaf - Maafan Harus Ditebus Membuang Perih

Mungkin Masih Ada Sujud Yang Harus Kita Khusyu'kan
Mungkin Masih Ada Satu Do'a Yang Mestinya Kita Aminkan
Mungkin Masih Ada Lebaran Yang Tak Sepadan Dengan Bermaafkan
Atau Ada Kesenangan Yang Tak Sepadan Dengan Yg Kita Butuhkan

Mungkin Saatnya Kita Bilang Cinta Itu Adalah Cinta
Mungkin Waktunya Kita Anggap Nafsu Benar - Benar Nafsu
Kalau Ada Yg Tak Sempat Menyapa Tuhan Karena Bencana
Kita Yang Masih Sempat Apakah Harus Bersembunyi Dengan Waktu

Dengan Bencana Ada Anak2 Manusia Tak Sempat Tahu Bapaknya
Mestinya Dgn Bencana Anak2 Manusia Harus Kenal Siapa Tuhannya
Tujuh Turunan Darah Manusia Masih Terwaris
Tujuh Turunan Dosa Manusia Bisa Tak Terkikis

Jika Masih Ada Serpihan Bangunan Yang Rapuh
Bersihkanlah Untuk Bangunan Yang Baru
Jika Masih Ada Serpihan Hati Yang Rapuh
Bersihkanlah Untuk Membangun Hati Yang Baru

Cinta Yang Putus Masih Bisa Kita Sambungkan
Tali Yang Putus Masih Bisa Kita Ikatkan
Kita Masih Belum Benar-Benar Melepaskan Senja
Masihlah Ada Kupu-Kupu Kecil Diatas Bunga

Tuhan, Beri Kesempatan Untuk Kita Renungkan . . .

By : Adji