Sejarah Tahun Baru Islam

Sejarah, Makna dan Perhitungan Kalender Islam Hijriyah

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 18 November 2009

OH TUHAN, AKU JATUH CINTA

Aku Sudah Bahagia Dengan Keluargaku
Aku Sudah Cukup Dapatkan Kasih Ibu
Aku Telah Dibimbing Ayahanda
Aku Telah Dituntun Sang Kakanda

Tapi Hadirnya Kenapa Berbeda
Hati Kecilku Terusik Tentang Dia
Ku Tak Yakin Apa Yang Kuharapkan
Tapi Kupenasaran Yang Kurindukan

Keluargaku Sudah Hangat Dan Harmonis
Tapi Dengannya Juga Ada Rasa Yang Manis
Makan Malam Keluarga Sudah Biasa
Ada Makan Malam Baru Yang Berbeda

Kini Di Hari Yang Telah Terang
Hadirnya Lebih Hangat Dari Kucing Berbulu
Kini Di Hari Yang Telah Remang
Perginya Lebih Dingin Dari Ranting Bersalju

Kini Debar Jantungku Lebih Indah Disamping Sang Mawar
Kini Getar Suaraku Lebih Menyentuh Diiringi Nada Gitar
Kini Do'aku Lebih Panjang Dari Harapanku
Kini Butuhku Lebih Terbagi Dari Inginku

Kadang Aku Sampai Membawa Senyum Keperaduan
Sering Aku Sampai Menyimpan Salam Kerinduan
Aku Senang Melihat Boneka Kecil Yang Berpasangan
Dan Senang Melihat Sepasang Ikan Berkejaran

Tuhan . . .
Serasikan Kami Seperti Malam Dan Siang
Harmonikan Kami Seperti YIN Dan YANG
Ikatkan Kami Seperti Timur Dan Barat
Guguskan Kami Seperti Pulau Dan Selat

Tuhan . . .
Jika Hatinya Bergejolak Seperti Air Samudra
Maka Tenangkanlah Hatiku Seperti Air Danau
Tapi Jangan Sampai Pisahkan Kami Antara Jarak Dan Sela
Maka Satukanlah Hati Kami Ditengah - Tengah Air Payau

Keluargaku Janganlah Kalian Ragu
Cintaku Akan Menjadi Keluarga Yang Baru
Restu Kalian Adalah Nafas Cinta Kami
Do'a Kalian Adalah Berkah Cinta Kami

By : Adji

YANG BERARTI

Harta Dan Cantik Itu Satu Kelas
Cinta Dan Hati Itu Satu Kelas
Tak Bisa Harta Dan Cinta Satu Kelas
Tak Bisa Cantik Dan Hati Satu Kelas

Bicara Cantik Sama Bobotnya Dengan Harta
Bicara Hati Sama Bobotnya Dengan Cinta
Tempatkan Hati Didepan Jika Satu Kelas Dgn Harta
Tempatkan Cantik Dibelakang Jika Satu Kelas Dgn Cinta

Ketika Harta Ada Di Depan
Pasti Dia Menghalangi Yang Papa
Ketika Cantik Ada Di Depan
Pasti Dia Menghalangi Yang Buruk Rupa

Padahal Yang Papa Juga Punya Jiwa
Padahal Yang Buruk Rupa Juga Punya Cinta
Jangan Biarkan Harta Jadi Perisai
Jangan Biarkan Cantik Jadi Penilai

Jika Cantik Ada Dibelakang Cinta
Setidaknya Cinta Tak Lupa Menyaring Kebencian
Jika Hati Ada Didepannya Harta
Setidaknya Hati Tak Lupa Menjaring Kemiskinan

Kenapa Angin Itu Bening
Karena Ia Tak Memihak Bau Bangkai Atau Bau Bunga
Kenapa Air Mata Itu Bening
Karena Ia Tak Memihak Tangisan Sedih Ataupun Bahagia

Ketika Seseorang Menangis Hilang Rupa
Pasti Pada Cinta Ia Bertumpu
Ketika Seseorang Menangis Hilang Harta
Pasti Pada Hati Ia Menuju

Orang Cantik Bahagia Tanpa Cinta
Apakah Mungkin Bisa Terjadi
Orang Kaya Tak Punya Jiwa
Apalah Kemudian Yang Terjadi

Jika Punya Segalanya, Mestinya Kita Tahu Apa Yang Dapat Dilakukan

By : Adji

Kamis, 12 November 2009

JEJAK – JEJAK MERPATI

Tak Bersarang

Seperti Berkelana Hingga Senja

Tak Terhilang

Seperti Mengulang Sajak Pujangga



Sarang Itu Ada Kedamaian

Sajak Itu Ada Ketenangan

Berkelana Untuk Mencari

Mengulang Karena Memory



Tak Bertuan

Melempar Cinta Sembunyi Hati

Tak Beralasan

Menitip Salam Sembunyi Diri



Bertuan Itu Ada Pemiliknya

Beralasan Itu Ada Pemicunya

Melempar Cinta Untuk Sebuah Rasa

Menitip Salam Untuk Sebuah Sapa



Jika Diselami Hingga Terdalam

Jika Digali Apa Yang Tertanam

Akan Ditemui Sebuah Kenyataan

Sebuah Cinta Tak Terbantahkan



Hanyutkanlah Cinta Jika Punya Layar

Terangkanlah Cinta Jika Punya Sinar

Terbangkan Cinta Jika Diri Bersayap

Mimpikan Cinta Jika Diri Terlelap



Siapa Sangka Ketimun Muda Berulat

Siapa Mengira Durian Harum Membusuk

Tak Disangka Ringan Rasa Berat Berbuat

Tak Dikira Harum Di Hidung Takutnya Busuk



Siapa Sangka Cinta Datang Menjadi Dekat

Siapa Mengira Telah Tiba Si Tulang Rusuk *)

Hati Tak Berbeban Fisik Yang Memberat

Enggan Mendekat Apalagi Memeluk



Entah Kenapa Daun Pisang Sehelai

Tak Terpakaikan Buat Merayu

Dikala Hujan Dan Gerimis Berderai

Daripada Hujan Basahlah Baju



Supaya Kekasih Makin Mengerti

Dibawah Daun Pisang Diri Bersaksi

Cukuplah Daun Menjadi Sarang Kupu – Kupu

Kini Menjadi Sarang Cinta Didalam Kalbu



Indahnya Sajak Pujangga Berulang

Jika Memory Tak Selisih Didulang

Indahnya Perasaan Cinta Dilempar

Jika Cinta Tak Tersisih Dikejar



Tapi Kini Yang Ada Hanya Bisa Disimpulkan

Seperti Ada Kesan Jinak – Jinak Merpati

Dan Perasaan Cinta Hanya Bisa Ditinggalkan

Seperti Ada Pesan Jejak – Jejak Merpati



By : Adji

*) Tulang Rusuk = Wanita

INDAHNYA BAHASA-MU

Sebenarnya Tidaklah Mengapa

Tak Sempat Kucium Harumnya Cendana

Sebenarnya Tidaklah Kenapa

Tak Cukup Jarak Kuraih Bunga Sakura



Siapa Tahu Bunga Itu Butuh Ketenangan

Mungkin Ada Yang Dia Tunggu Dari Sang Angin

Siapa Tahu Bunga Itu Butuh Kedamaian

Mungkin Ada Yang Dia Janjikan Sejak Kemarin



Tuhan . . .

Jangan Biarkan Aku Terlalu Tega

Merusak Ketenangan Mereka

Jangan Biarkan Aku Tak Tahu Malu

Mereka Lebih Senang Air Hujan Daripada Aku



Tuhan . . .

Kaulah Yang Mengerti Bahasa Mereka

Sampaikan Salam Hangatku Untuk Mereka

Kaulah Yang Mengerti Perkataan Mereka

Sampaikan Kuingin Bersahabat Dengan Mereka



Alam Ini Setiap Saat Berbicara

Sayangnya Aku Tak Jeli Untuk Bertanya

Apa Yang Ingin Kau Katakan Dengan Sebuah Halilintar

Dan Yang Kau Pesan Dengan Melati Kecil Didalam Pagar



Untuk Helai Daun Yang Gugur Dengan Damai

Meski Jatuh Ditengah Benih Yang Disemai

Itukah Tanda Kau Bilang Tak Ada Yang Abadi

Sadarlah Bahwa Hidup Hanyalah Sekali



Tuhan . . .

Kadang Diriku Ini Tidaklah Tenang

Terlalu Banyak Aku Memakai Bahasa Dusta

Aku Ingin Belajar Bahasanya Kembang

Meski Diam Sanggup Mewakili Kata Cinta



Tuhan . . .

Kadang Kuingin Belajar Bahasa Kupu - Kupu

Meski Diam Sanggup Terlihat Lucu

Kadang Kuingin Belajar Bahasa Salju

Meski Diam Terlihat Putih Dan Kesan Lugu



Hingga Akhirnya Kupahami Arti Bahasa-Mu

Yang Kadang Hadir Dengan Beningnya Air Mata

Hingga Akhirnya Kusentuh Arti Panggilan-Mu

Yang Kadang Hadir Dengan Tampilan Apa Adanya



By : Adji