( Selamat Tinggal Syawal 1430 H )
Telah Dihadirkan Kerendahan Hati
Untuk Ditindihkan Dibawah Maaf
Karena Tak Banyak Nilai Yang Suci
Terlalu Dikukuhkan Diatas Khilaf
Biarlah Air Mata Dialirkan
Biarlah Tangis Didengarkan
Kedamaian Hati Ini Bukan Milik Siapa
Biarlah Air Mata Yang Memegangnya
Biarlah Senyum Dicairkan
Biarlah Tawa Didengarkan
Kebahagiaan Hati Ini Bukan Milik Siapa
Biarlah Hari Raya Yang Mewakilnya
Semua Hati Ikhlas Dikumpulkan
Untuk Disanggul Bingkai Bermaafan
Ciptakan Labang Hati Yang Menawan
Gantung Disetiap Pintu Keberkahan
Semua Diri Rela Disadarkan
Ada Kekuatan Tak Terkalahkan
Keegoan Diri Yang Sering Melawan
Gantung Disetiap Jendela Kematian
Semua Harta Tulus Dibagikan
Kepada Orang Yang Membutuhkan
Kerakusan Yang Membinasakan
Masukkan Di Setiap Saku Kemiskinan
Akhirnya Rakus Jadi Tahu Posisinya
Akhirnya Ego Jadi Tahu Letaknya
Akhirnya Ikhlas Jadi Tahu Rumahnya
Akhirnya Maaf Jadi Tahu Peraduannya
Selamat Tinggal Syawal 1430 H
Selamat Menanti Syawal 1431 H
Jika Belum Sempurna Pintu Maaf Kali ini
Semoga Masih Terbuka Pintu Maaf Lain Kali
Keindahan Yang Datangnya Sebentar
Menjadi Berharga Di Waktu Yang Berputar
Aku Harus Belajar Buat Hati Bergetar
Merasakan Tuhan Yang Maha Besar
Tak Kalah Indah Hati Memaafkan
Tak Kalah Indah Harta Dibagi – Bagi
Tak Kalah Indah Ego Diri Dilawankan
Asal Semua Didasari Ketulusan Hati
By : Adji
Selasa, 20 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar