Gemintang Bersanding Purnama Setengah
Pelangipun Berselimut Awan Setengah
Itulah Rasa Hatiku Yang Separuh Tergugah
Antara Melati Indah Dan Mawar Merekah
Disamping Puisiku Mawar Jadi Menawan
Disamping Diaryku Melati Jadi Rupawan
Memang Ada Sebagian Hatiku Dalam Puisi
Tapi Masih Ada Separuh Hatiku Dalam Diary
Haruskah Kuberpaling Karena Tergoda
Haruskah Kubersaing Karena Mendua
Namun Kucoba Mengukur Rangkai Hatiku
Mampukah Dua Bunga Terhias Jadi Satu
Sudah Ada Kenangan Mawar Di Taman Hati
Sudah Ada Harapan Melati Dibuaian Mimpi
Kukecup Manisnya Mawar Di Pagi Hari
Kuhirup Wanginya Melati Di Malam Hari
Mungkin Harus Kutanya Purnama Merindu
Biar Setengah Purnama Itu Takkan Menipu
Kepada Siapa Sebenarnya Hatiku Merindu
Biar Tinggal Setengah Hatiku Takkan Menipu
Atau Diantara Puisi Yang Kutulis
Atau Dicelah Diary Yang Tertulis
Harus Kububuhi Sepotong Kata Mutiara
Supaya Tahu Dimana Sudut Hatiku Mencinta
Atau Kucurhat Pada Pelangi
Dengan Segala Warna – Warni Wujudnya
Ingin Kubilang Hatiku Terbagi
Dengan Segala Warna – Warni Rasanya
Akhirnya Kusadari Satu Arti
Puisi Tertulis Bukan Jadi Misteri
Ujungnya Kupahami Satu Makna
Diary Tercatat Akan Jadi Rahasia
Artinya Ketika Puisi Membawa Hatiku
Harus Kuizinkan Dia Dikutip Pembaca
Tapi Ketika Diary Menyimpan Hatiku
Tak Kuizinkan Dia Diintip Pembaca
Apa Yang Terlanjur Dibawa Puisi
Biarlah Lepas Kepenjuru Dunia
Dan Yang Tersalur Lewat Diary
Hanyalah Bebas Tertuju Untuknya
Dan Ingin Kupetik Melati Disamping Mawar
Karena Dengannya Diary Hatiku Jadi Rupawan
Kurelakan Yang Lain Memetik Sang Mawar
Karena Dengannya Puisi Hatiku Jadi Menawan
By : Adji
Sabtu, 28 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar