Siapa yang tega berkata begitu
Siapa yang rela berucap begitu
Bahwa anakku bukanlah anakku
Orang tuanya anggap anaknya yatim piatu
Pernahkan anak minta dilahirkan
Sudahkah anak pinta dibesarkan
Jika tak mampu menahan rengekan buah hati
Jangan juga salahkan rengekan permata hati
Buah hati lahir dari benih yang sudah ditanam
Permata hati telah rela dijadikan lahan bertanam
Petiklah buah hatimu bila tiba saatnya
Bukan cuma memetik mawar karena ingin dapat ibunya
Permata hatimu rela ditanami karena cinta
Mestinya dia juga dipanen atas nama cinta
Coba ingat malam indah disaat kalian sedang berdua
Dan jangan lupakan hari indah saat kalian sudah bertiga
Sebelum terlanjur basah pertimbangkan ulang
Masih ada cara lain membuktikan saling cinta
Sebelum terlanjur salah perkirakan ulang
Pernikahan adalah cara terbaik bukti saling cinta
Berpacaran memang selalu penuh resiko tergoda
Karena berpacaran itu sendiri adalah bukti telah tergoda
Cobalah kenali sang permata hati dengan cara berta'aruf
Sebuah jalur islami mengenal kekasih dengan cara yang ma'ruf
Kalau perlu jangan hanya ajak dia ngobrol berdua
Sempatkanlah ajak dia untuk beribadah bersama
Sama - sama bersujudkan diatas sajadah cinta
Sama - sama mewujudkan bias ayat - ayat cinta
Dalam cahaya terang kehidupan dunia jadi cerah
Baik dan buruk mudah untuk dipilih dan dipilah
Berpacaranpun seakan sedang mengumpulkan berkah
Buah hati yang lahir akan dianggap sebagai anugerah
Katakanlah benihku adalah anakku
Katakanlah anakku adalah buah hatiku
Katakanlah pacarku adalah istriku
Katakanlah pacarku adalah permata hatiku
By : Adji
Jumat, 01 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar