Senin, 13 Juli 2009

HANYA SEKEDAR SUKA

Sesuatu Darinya Yang Selalu Kuingat
Yaitu Senyum Manisnya Yang Hangat
Hingga Buat Aku Senyum Sesekali
Dimanapun Senyumnya Aku Ingati

Ketika Aku Mulai Menghayalkan Dia
Aku Mau Mulai Dengan Senyumnya
Memang Terbayang Jelas Manis Senyumnya
Hingga Getar Hatiku Selalu Terselip Bahagia

Bukan Saja Senyumnya Menawan
Tatapan Matanya Juga Mempesona
Aku Selalu Menangkap Kemenangan
Ada Hati Yang Terbuka Untuk Cinta

Ibarat Turunya Butir – Butir Salju
Tak Perlu Kuraih Tapi Jatuh Di Tanganku
Seakan Dia Bilang Cintai Dan Sayangi Aku
Akupun Tak Menjawab Seraya Terpaku

Tapi Aku Takut Mencintainya
Bukan Karena Takut Ditolaknya
Aku Takut Tak Mampu Buat Dia Bahagia
Hingga Seluruh Hatinya Diselumuti Kecewa

Biarlah Cintaku Dan Cintanya
Bersermi Pada Jarak Dan Sela
Ibarat Bunga Di Taman Berbeda
Kami Saling Memuja Tapi Saling Terjaga

Aku Tak Mungkin Akan Menyentuhnya
Apalagi Khawatir Akan Memetiknya
Meski Tiap Saat Kuikuti Irama Hatinya
Hingga Kurekam Dalam Benak Dan Jiwa

Diapun Tahu Aku Selalu Menunda
Meski Dia Berharap Aku Mencoba
Katakanlah Cinta Ini Apa Adanya
Buktikan Pada Semua Dan Dunia

Sayangnya Hatiku Tak Sebesar Cintaku
Terlalu Manja Aku Mendayungkan Kalbu
Terlena Ketenangan Buih Pada Jalannya Perahu
Hingga Lupa Bentangkan Layar Terbaikku

Meski Dia Siap Bersamaku Apa Adanya
Dia Tak Menangih Dan Banyak Meminta
Akupun Tak Perlu Berjanji Dan Memuja
Ikatkan Tali Cinta Dalam Simpul Sederhana

Ternyata Aku Hanya Sekedar Suka
Tanpa Tau Judul Dan Penutup Cerita
Meski Inti Kisahnya Telah Tersingkap
Seakan – Akan Cinta Ini Sudah Lengkap

Semoga Suatu Saat Tiba Pangerannya
Memetik Bagian Terindah Bunganya
Kurelakan Kebersamaan Yang Indah Ini
Kutegakan Sedihku Meski Tersembunyi

Aku Tidak Menyesali Ikatan Rasa Ini
Simpulnya Cuma Terikat Dalam Bayang
Memang Betul Cinta Tak Harus Memiliki
Biarlah Menjadi Kenang Dimasa Datang

Mungkin Tak Sempat Kulihat Kau Menangis
Dibelakangku Kau Memang Tak Merelakan
Cobalah Kau Renungkan Kasihku Yang Manis
Air Matamu Hanyalah Tertundanya Kemenangan

Bila Dengan Cinta Aku Memilihmu
Cukuplah Dengan Cinta Aku Melepasmu
Caramu Mencintaiku Adalah Istimewamu
Maka Maafkanlah Cintaku . . .

By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar